Memahami Pentingnya Finance for Non Finance dalam Dunia Kerja
Tidak semua orang yang terlibat dalam pengambilan keputusan bisnis memiliki latar belakang pendidikan keuangan. Namun, pemahaman mengenai konsep dasar keuangan tetap diperlukan oleh manajer, supervisor, pemimpin unit, maupun profesional dari berbagai departemen. Finance for Non Finance (FINON) menjadi salah satu pendekatan pembelajaran yang membantu tenaga profesional non-keuangan memahami informasi finansial dan menggunakannya dalam pekerjaan.
Mengapa seorang profesional non-keuangan perlu memahami angka dan laporan keuangan ketika tugas utamanya bukan mengelola finance?
Keputusan yang berkaitan dengan anggaran, biaya operasional, investasi, target penjualan, maupun penggunaan sumber daya tetap memiliki konsekuensi finansial. Karena itu, pemahaman dasar keuangan dapat membantu setiap bagian perusahaan melihat dampak keputusan mereka terhadap kondisi bisnis secara lebih menyeluruh.
Konsep Keuangan yang Perlu Dipahami Profesional Non-Finance
Finance for Non Finance tidak bertujuan menjadikan seluruh karyawan sebagai akuntan. Fokusnya adalah memberikan pemahaman praktis mengenai konsep keuangan yang relevan dengan aktivitas bisnis sehari-hari.
Beberapa konsep penting yang perlu dipahami antara lain:
- Pendapatan dan biaya, untuk memahami sumber pemasukan dan penggunaan dana perusahaan.
- Laba dan rugi, untuk melihat hasil kinerja bisnis dalam periode tertentu.
- Arus kas, untuk memahami pergerakan penerimaan dan pengeluaran kas.
- Aset dan liabilitas, sebagai bagian penting dalam memahami kondisi keuangan perusahaan.
- Anggaran, sebagai alat untuk merencanakan dan mengendalikan penggunaan dana.
- Profitabilitas, untuk menilai kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan.
- Return on Investment (ROI), untuk membantu mengevaluasi manfaat finansial dari suatu investasi.
Pemahaman konsep tersebut dapat membantu profesional non-keuangan membaca informasi finansial dengan lebih percaya diri. Misalnya, seorang manajer operasional dapat mempertimbangkan biaya ketika membuat keputusan terkait penggunaan sumber daya atau melakukan perbaikan proses kerja.

Sumber: Magnific
Membaca Laporan Keuangan untuk Mendukung Keputusan
Laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi penting dalam pengambilan keputusan bisnis. Profesional non-finance setidaknya perlu memahami fungsi beberapa laporan utama, seperti laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, dan laporan arus kas.
Laporan laba rugi memberikan informasi mengenai pendapatan, beban, serta laba atau rugi perusahaan dalam periode tertentu. Informasi tersebut dapat membantu melihat apakah kegiatan bisnis mampu menghasilkan keuntungan.
Sementara itu, laporan posisi keuangan menunjukkan kondisi aset, liabilitas, dan ekuitas perusahaan pada suatu periode. Dari laporan ini, pengguna dapat memperoleh gambaran mengenai sumber daya yang dimiliki serta kewajiban perusahaan.
Adapun laporan arus kas menunjukkan penerimaan dan pengeluaran kas. Informasi ini penting karena perusahaan dapat mencatat keuntungan secara akuntansi tetapi tetap menghadapi masalah likuiditas apabila pengelolaan kas tidak dilakukan dengan baik.
Penerapan Finance for Non Finance dalam Aktivitas Bisnis
Pemahaman keuangan dapat diterapkan oleh berbagai departemen. Seorang manajer pemasaran, misalnya, perlu mempertimbangkan anggaran dan hasil yang diperoleh dari suatu program pemasaran. Departemen produksi perlu memahami biaya yang berkaitan dengan proses produksi, sedangkan bagian procurement perlu mempertimbangkan harga, efisiensi, serta dampak pembelian terhadap anggaran.
Beberapa penerapan Finance for Non Finance dalam pekerjaan antara lain:
- Menyusun dan mengendalikan anggaran
Pemahaman finansial membantu setiap departemen menggunakan anggaran sesuai prioritas dan kebutuhan bisnis. - Menganalisis biaya
Informasi biaya dapat digunakan untuk menemukan peluang efisiensi tanpa mengurangi kualitas pekerjaan. - Mengevaluasi keputusan bisnis
Setiap keputusan dapat dipertimbangkan berdasarkan manfaat dan konsekuensi finansialnya. - Memahami indikator kinerja
Data finansial dapat membantu menghubungkan aktivitas departemen dengan pencapaian bisnis. - Berkomunikasi dengan departemen finance
Pemahaman istilah dan konsep keuangan membuat koordinasi antara bagian operasional dan finance menjadi lebih efektif.
Kemampuan memahami keuangan juga dapat membantu meningkatkan kesadaran terhadap penggunaan sumber daya perusahaan. Ketika setiap bagian memahami dampak finansial dari aktivitasnya, pengendalian biaya tidak hanya menjadi tanggung jawab departemen finance, tetapi menjadi perhatian bersama.
Selain itu, Finance for Non Finance dapat membantu mengurangi kesalahan dalam menginterpretasikan data keuangan. Angka dalam laporan keuangan bukan sekadar informasi administratif, tetapi dapat menjadi dasar untuk menentukan prioritas dan mengevaluasi kinerja.
Pada akhirnya, Finance for Non Finance (FINON) memberikan dasar pemahaman keuangan bagi profesional yang tidak memiliki latar belakang finance atau accounting. Dengan memahami konsep seperti anggaran, biaya, laba, arus kas, laporan keuangan, dan profitabilitas, peserta dapat lebih mudah menghubungkan keputusan operasional dengan tujuan bisnis perusahaan.
Untuk mendukung peningkatan kemampuan Finance for Non Finance (FINON), Transindo Training menyediakan program pelatihan yang membantu peserta memahami konsep dasar keuangan, membaca laporan keuangan, mengelola anggaran, serta menggunakan informasi finansial untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis. Info lebih lanjut/terkait dengan pelatihan hubungi nomor WA: 0851 3809 8344 (Diyah) / 0812 5777 7828 (Rani).